BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Rabu, 23 Desember 2009

ROAD SHOW " BUKAN MALIN KUNDANG " @ ROYAL INFO 08165441454





 Sutradara : Iqbal Rais 
Pemain  : Ringgo Agus Rahman, Desta, Sissy Priscillia
Produksi
  : Rapi Films
Genre
      :
Komedi 


 
Cerita legenda Malin Kundang pasti sudah banyak yang mendengar. Bagaimana jika kisah tersebut difilmkan dan dalam bentuk komedi pula? Rapi Film mengangkat kisah legenda ini namun justru sang ibu-lah yang dikutuk menjadi batu. Bukan Malin Kundang, sebuah film komedi yang menceritakan tentang tiga anak muda yang ingin mengembalikan wujud ibu dari salah satu mereka dari batu menjadi manusia kembali.

Bukan Malin Kundang
merupakan film garapan Iqbal Rais yang telah sukses menelurkan The Tarix Jabrix (2008), Si Jago Merah (2008), Tarix Jabrix 2 (2009), bisa menjadi tontonan yang menghibur di penghujung tahun ini. Bayangkan saja 3 aktor komedi, ditambah 1 aktris manis dipersatukan dalam film komedi. Ringgo Agus Rahman, Desta, Aming, dan Sissy Pricillia, beradu akting. Dan percaya sama Saya, keempatnya benar-benar mampu mengocok perut penonton.
Banyak kekonyolan yang pasti mengundang tawa. Lihat saja ketika ketiga sahabat, Ryan (Ringgo Agus Rahman), Ado (Desta) dan Luna (Sissy Priscillia) disibukkan dengan sebuah patung yang diyakininya sebagai ibu Ryan yang terkena kutukan dan menjadi sebuah patung. Petualangan ketiga sahabat yang mengocok perut ini dimulai saat mencari seorang Nenek Rapiah (Aming).

Namun bukan hanya sisi komedi saja yang akan ditampilkan disini. Kualitas akting seorang Ringgo dan Desta, benar-benar bisa menunjukkan jika mereka bukan hanya seorang komedian, namun seorang aktor. Apalagi saat mereka bertengkar karena masalah patung tersebut. Ringgo dan Desta bisa menunjukkan bakatnya berakting dengan menunjukkan sisi emosional mereka. Hmm...acungan jempol buat keduanya.

Tidak hanya untuk mereka berdua, sang sutradara Iqbal Rais rasanya patut mendapatkan pujian. Kesuksesan ketiga film sebelumnya, membuat kualitas sutradara kelahiran Samarinda, 21 Januari 1984 patut mendapatkan nilai plus. Di usianya yang cenderung masih belia, Iqbal mampu memberikan tontonan yang sarat makna. Misalnya dalam film ini ia mampu menyampaikan betapa berharganya seorang ibu. Dan untuk menghargainya, film ini akan rilis 23 Desember 2009 selang sehari dengan Hari Ibu Nasional. Salut! (eM.Yu)

0 komentar: